Indahnya Malam di Festival Banjir Kanal Barat

 

Setelah adzan mahrib kami berangkat dari kawasan wonderia ke arah Sungsi Garang, untuk menyaksikan festival Banjir Kanal Barat yang diadakan oleh Pemkot Semarang untuk memperingati hari ulang tahun Kota Semarang yang ke 470, katanya nati ada penerbangan 4700 lampion. Setelah berkendara sekitar 20 menit akhirnya kami sampai juga di Sungai Garang.

Continue reading

Lari Pagi di Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri

Sudah saatnya untuk olahrahga kembali karena badan sudah mulai banyak bertambah berat setelah kemarin menimbang berat di PMI Kotagede sekalian donor darah (sebenarnya saya senang bertambah berat, tetapi kalau terlalu banyak juga tidak baik). Kebetulan saat ini juga hari minggu, pas dah… Rute lari hari ini memang lumayan serem sebenarnya,  karena kami akan lari di Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri.

Continue reading

Gumbregan, Ucapan Syukur Untuk Ternak

Jogja memang banyak sekali upacara-upacara adat maupun ritual adat yang masih terjaga dengan baik. salah satunya adalah gumbregan atau biasa disebut dengan sedekah ternak, apakah gumbregan? Sebenarnya saya tidak tahu apa itu gumbregan, awalnya saya tahu dari de Stefanus yang membuat postingan tentang gumbregan, beruntungnya salah satunya diadahkan hari ini. Saya langsung mennghubungi de Stefanus, menanyakan dimana itu dan kapan?, pesan saya ternyata cepat dibalas arahannya adalah “Dari bundaran Siono nanti belok kanan ke arah  Baron. Perempatan lampu merah pertama belok kanan. Ada org desa sana yg siap mengantarkan kog”, oke mas saya berangkat. Continue reading

Hutan Pinus Pangger, Tempat Hits Baru di Jogja

Tidak ada habisnya memang wisata di Jogja, setiap hari selalu ada wisata baru. Sebagai contohnya adalah Pinus Pangger yang baru hits beberapa bulan ini. Sore ini berhubung ada waktu yang lumayan kosong, saya berencana untuk menikmati senja di Pinus Pangger. Semoga saja sore ini cerah soalnya beberapa hari ini Jogja kalau sore selalu diguyur hujan. Setelah semua siap saya berangkat, saya memilih jalur yang lebih dekat yaitu, Banguntapan, Pleret, Wonolelo, kemudian Cino Mati, lurus terus kemudian perempatan pertama kiri, kalau ke kanan sampai puncak becici, kalau lurus bisa sampai air terjun lepo, dari situ lurus saja kurang lebih 1km, dan sampailah saya di Pinus Pangger. Continue reading