Mengikuti Tradisi Topo Bisu Lampah Mubeng Benteng Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Ratusan warga Yogyakarta dan sekitarnya berbondong-bondong memadati Keben Keraton Yogyakarta. Mereka akan mengikuti tradisi Topo Bisu Lampah Mubeng Benteng Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Topo Bisu Lampah Mubeng Benteng Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan tradisi tahunan yang dilakukan dengan mengelilingi benteng Keraton Yogyakarta tanpa berbicara sepatah katapun. Acara ritual Topo Bisu Lampah Mubeng Benteng Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat diawali dengan lantunan tembang macapat oleh para abdi dalem, yang dalam setiap lirik tersebut berisi doa doa serta pengharapan. Continue reading

Advertisements

Mampir Sebentar Melihat Ratusan Bunga Matahari di Sanden

Media sosial memang memberikan perubahan yang lumayan besar untuk promosi sebuah tempat. Melalui media sosial tersebut, kita bisa mengenal tempat-tempat wisata yang bahkan sebelumnya belum terjamah. Tak sedikit tempat tempat wisata yang tenar melalui media sosial, sebut saja, pantai-pantai di Gunungkidul ataupun hutan pinus pengger. Tempat-tempat yang unik dan fotogenik begitu cepat hits dan menyebar dikalangan pengguna media sosial terutama instagram. Seperti yang terjadi di kebun bunga matahari Sanden Bantul ini. Continue reading

​ Perjalanan Ratusan Kilometer #2, Sampai di tujuan utama Penanjakan

Sesampainya di vila dari museum angkut kami langsung istirahat karena capek sekali berjalan mengelilingi museum angkut ditambah perjalanan dari Jogja-Batu yang belum hilang lelahnya, tetapi tidak terlalu melelahkan juga, mungkin karena hati gembira :D. Entah kenapa saya malah gulang-guling tidak bisa tidur, mungkin karena masih lapar atau gara-gara kedinginan, entahlah. Jam pun terus berjalan dan ternyata sudah jam 11.30 saatnya berkemas lagi menuju penanjakan sekalian cek out dari vila. Dengan mata yang masih lumayan ngantuk kami berjalan ke dalam mobil dan memulai perjalanan kembali.

Continue reading

Perjalanan Ratusan Kilometer #1, Mampir di Museum Angkut

Bromo, siapa yang tidak tahu dengan bromo, mungkin semua akan menjawab tenang keindahannya. Mungkin memang benar apa yang dikatakan, karena banyak orang yang bercerita tentang keindahannya, dimedia sosial juga banyak sekali foto tentang keindahan bromo. Bebeapa tahun yang lalu saya sudah pernah ke bromo untuk memotret acara yadna kasada, memang betul indah pemandangannya, tetapi ada yang bilang kalau ke bromo belum melihat pagi di pananjakan belum sah ke bromo. Maka dari itu saya harus kembali ke bromo untuk mengesahkah kalau saya sudah ke Bromo. Continue reading