Pengambilan Air Suci di Umbul Jumprit Awali Perayaan Waisak

Hari ini saya berangkat dengan Mas Nugroho untuk memotret Pengambilan Air suci Waisak di Umbul Jumprit, Desa Tegalrejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Untuk saya ini merupakan pengalaman pertama kali, biasanya hanya memotret Pindapata di Magelang saja atau Waisak di Borobudur.

Kami berangkat dari Jogja jam 6.30 sebenarnya kami janjian berangkat jam 6 pagi tetapi pa boleh buat :D. Jalan mulai ramai dengan anak yang mulai berangkat sekolah dan para pekerja yang mulai memadati jalan. Perjalanan dari rumah kurang lebih 2.30 jam. Berhubung kami tidak tahu jalan karena baru pertama kali memotret pengambilan air ini, jadi kami mengandalkan salah satu aplikasi navigasi yang lumayan lucu dan akurat diponsel pintar. Menurut aplikasi itu kami akan sampai di Umbul jumprit jam 9.30 , sedangkan acara pengambilan air di jadwal dari walubi dimulai jam 9, semoga sampai sana kami belum terlambat atau semoga sampai sana acara belum dimulai.

Akhirnya kami sampai di Umbul Jumprit, dan saya bersyukur acara belum dimulai dan sepertinya para biksu juga baru datang, alhamdulilah. Prosesi pengambilan air berkah ini diawali dengan Upacara Pujabhakti serta pembacaan doa. Setelah itu, para biksu berjalan menuju sumber mata air. Air suci yang mereka ambil menggunakan gayung batok kelapa dan dimasukkan ke dalam kendi.

“Air merupakan bagian tidak terpisahkan dari alam serta manusia karena menjadi sumber kehidupan seluruh makhluk hidup yang ada sekaligus menjadi simbol untuk membersihkan jiwa umat dari berbagai hal negatif,” ujar Bante Pabhakaro

Setelah selesai pengambilan air di mata air umbul jumpirit kemudian air itu dibawa menuju candi mendut untuk di semayamkan, dan air ini akan di gunakan saat acara puncak perayaan Waisak besok. Setelah prosesi pengambilan air berkah di Umbul Jumprit selesai kami segera bergegas menuju Candi mendut untuk mengikuti prosesi selanjutnya. Sebelum sampai Candi Mendut mampir makan mie ayam dan es teh dulu lah, lapar euy, belum sarapan juga tadi.

Sesampainya di Candi Mendut sudah banyak umat yang menunggu ke datangan air berkah. Sebelum disemayamkan di Candi Mendut para biksu dan umat melantunkan doa dan pembacaan paritta-paritta suci di altar yang berada di sebelah candi, kemudian setelah selesai pembacaan paritta-paritta suci secara bergantian oleh mejelis-majelis yang hadir kemudian para biksu membawa air berkah mengelilingi Candi Mendut sebanyak 3 kali, kemudian air disemayamkan didalam Candi mendut yang nanti akan digunakan untuk perayaan waisak.

Dengan di semayamkannya air berkah di Candi Mendut maka selesai sudah prosesi hari ini, sekarang saatnya untuk pulang dan mengisi tenaga kembali untuk mengikuti prosesi pengambilan api, pindapata,  dan puncak perayaan waisak itu sendiri :D.

Happy Vesak Day…. sabbe satta bhavantu sukhitatta…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s