Aturan “pup” saat di Gunung

_dsc2994Buang air kecil atau besar merupakan salah satu kebutuhan utama manusia yang tidak bisa ditinggalkan. Kalau ditahan juga tidak baik untuk kesehatan tetapi kalau di keluarkan tidak di toilet juga risih atau ada rasa yang tidak nyaman dan sebenarnya itu memang harus di keluarkan walaupun risih. 

Berikut ini adalah beberapa atauran yang harus di lakukan saat pup atau pipis di alam terbuka (gunung) agar kalian nyaman serta tidak rish  dan agar yang lain tidak terganggu:

1. Sebelum berangkat ke gunung kamu harus sadar kalau di gunung tidak ada toilet terlebih dahulu , dan harus pup dan Pipis di alam terbuka 😁.

2. Bawalah tissue basah non alkohol. Kenapa tissue basah? Karena kita tidak akan membawa air khusus untuk hal seperti ini “berat euy”

3. Minta izin kepada alam dalam hati sebelum pup atau pipis, karena kita pasti juga tidak suka dan marah apabila ada orang yang nyelonong kencing ataupun pup di rumah kitakan?

4. Ketika akan pup jangan di jalur perjalanan!!! berempatilah pada pendaki yang lain, carilah tempat yang datar dan lebih tertutup agar tidak terlihat orang lain, jas hujan bisa juga digunakan untuk menutupi.

5. Galilah lubang yang agak dalam untuk mengubur “harta karun” kalian. Jangan asal jongkok mengeluarkan “harta karun” lalu ditinggal atau hanya ditutupi dengan daun atau tisu!!!, kamu tidak mau kan kalau diperjalanan menginjak harta karun seperti itu, maka dari itu sadarlah. Saat selesai pup atau pipis tissue basah bekas dimasukkan ke dalam kantong plastik sampah, jangan dibuang atau di tinggalkan ditempat kalian membuang “harta karun”. Menjaga kebersihan dan membawa tissue bekas pakai itu ngga berat kok.

6. Jika kalian ada tambahan, tolong di tambahkan di kolom komentar ya 😀

Menurut saya sebenarnya pup di alam terbuka sangat menyenangkan apa lagi saat di gunung, dingin-dinginnya itu lho :D, sambil pup kita juga bisa melihat galaksi bimasakti “kalau saat musimnya dan cerah” ya intinya menyenangkan lah, tetapi jangan lupa dengan aturan-aturan diatas!!!!

 

enjoy your trip 😀

Advertisements

4 thoughts on “Aturan “pup” saat di Gunung

  1. Ha-ha-ha, ini waktu pertama naik gunung jd inget. Betapa bodohnya pertanyaan sy ke guide bakal mandi dimana??
    Jangankan mandi, pipis atau pup saja harus disemai semak. Jd lucu kalau ditulis blog begini, mungkin buat pengetahuan yg pemula ke gunung 😶

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s