Tradisi Nguras Enceh Keraton Mataram

_aku2721Salah satu bukti sejarah yang sampai saat ini masih dilestarikan oleh masyarakat Jogjakarta adalah tradisi Nguras Enceh atau membersihkan gentong. Upacara nguras enceh dilaksanakan di kompleks makam raja-raja Mataram, Pajimatan, Imogiri. Acara nguras enceh ini selalu dilakukan setiap hari Jumat kliwon pada bulan Suro ”jika dalam bulan suro tidak ada hari jumat kliwon maka akan di ganti dengan hari selasa kliwon”.

Enceh di makam raja-raja ini berjumlah 4 buah yaitu Nyai Siyem yang berasal dari Siam, Kyai Mendung dari Turki, Kyai Danumaya dari Aceh dan Nyai Danumurti dari Palembang. Keempat enceh ini merupakan persembahan dari kerajaan sahabat kehpada Sultan Agung._ag78051

_ag78004Sehari sebelum Upacara nguras enceh dilakukan, terlebih dahulu diadakan Upacara ngarak siwur “gayung air dengan batok kelapa dengan tangkai bambu” yang diambil dari kantor Bupati Imogiri dan di semayamkan satu malam di Masjid Makam imogiri.

Keesokan harinya barulah di mulai proses menguras enceh yang diawali dengan kirap enceh dari plataran masjid Menuju ke tempat enceh.

_ag77478
sebelum acara dimulai beberapa pengunjung memanjatkan doa melalui abdi dalem

Sebelum acara dimulai pendapa tersebut telah penuh sesak oleh pengunjung yang hendak ngalab berkah dari air yang berasal dari enceh tersebut. Upacara Nguras Enceh dimulai sekitar  pukul 08.00 dengan melakukan serangkaian doa (tahlilan), dilanjutkan pelantunan doa kemudian para abdi dalem membawa untaian bunga melati yang akan di kalungkan ke enceh setelah itu enceh mulai di isi oleh abdi dalem dan kerabat keraton kemudian setelah penuh dengan air, air dalam enceh kemudian diambil dan di berikan kepada pengunjung, sambil di isi lagi enceh. sementara iru di dapur kraton jogja dan solo juga di bagikan nasi gurih. bagi pengunjung mendapatkan air dan nasi gurih membawa berkah tersendiri. berkah, akan digunakan utnuk berbagai keperluan seperti kesembuhan dari sakit, ketenteraman, pupuk tanaman, menambah kualitas air sumur, dan seterusnya. Semua itu memang tergantung keyakinan masing-masing orang.

_ag77267
ibu-ibu mempersiapkan nasi gurih untuk di bagikan kepada pengunjung

_aku2515

_aku2604
gentong mulai diisi air oleh abdi dalem dan kerabat keraton, setelah encehpenuh dengan air kemudian abdi dalem akan mengambil air di enceh tersebut untuk di bagikan kepada pengunjung.

 

_ag78374
antrian warga untuk berburu nasi gurih

 

_ag78325
ekspersi pengunjung saat mendapat nasi gurih (menurut mereka mendapatn)

 

_dsc4385
antrian warga saat meminta air kurasan enceh

 

Travel Note:

  1. Datanglah lebih pagi jika ingin mengikuti proses dari awal
  2. Siapkan plastik untuk tempat sandal atau sepatu karena saat naik untuk meminta air ke abdi dalem tidak boleh pakai alas kaki.
  3. Simpanlah barang berharga di tempat aman “rame banget euy”

Enjoy your trip

Advertisements

2 thoughts on “Tradisi Nguras Enceh Keraton Mataram

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s