Tracking Siung-Wediombo dan Tempat-Tempat Belum Hits Saat Itu

_dsc3101Baru sadar saya ternyata perjalanan ini sudah berlangsung beberapa tahun tahun yang lalu, lebih tepatnya oktober 2013. Pagi itu saya dan Ghozali sudah sampai di Pantai Siung, rencananya kami akan tracking ke Pantai Wediombo. Sebenarnya ini merupakan perjalanan yang lumayan dadakan, tapi biasanya yang mendadak itu malah jadi daripada yang itu.

Tanpa menunggu lama kami mulai perjalanan ini (berhubung matahari juga belum tinggi dan panas). Barubsaja memulai perjalanan sudah mendapat tantangan yaitu mendaki bukit di sebelah timur Pantai Siung, semangat…. Dengan tenaga yang masih full mudah saja bagi kami untuk melewatinya (masih bisa sombong). Dari bukit ini kita bisa melihat pantai siung yang mempesona (sekarang malah jadi tempat selfi).
_dsc2889Setelah beristirahat sejenak dan menikmati sebentar keindahan pantai siung kami kembali melanjutkan perjalanan mengingat waktu juga terus berjalan. Ternyata jalan di depan banyak sekali “bonus” mulai dari jalan yang datar dan pemandangan yang indah. Untuk menghilanhkan rasa capek dan mulai datang kami pun sambil menanyin disini senang di sana senang, jalan senang, panas senang. Di perjalanan tengah perjalanan kami menemukan kandang sapi dan juga warga sekitar yang sedang berladang, tak lupa kami menyapa mereka dan bertanya arah ke Pantai Wediombo. Setelah berjalan beberrapa menit dari kandang kami sampai tempat yang kata Ghozali mirip dengan seting di film lord of the ring, jalan di tengah lalu di kiri ada bukit yang tinggi di sebelah kanan landai lalu langsung ke laut. disini juga terdapat air terjun atau banyunibo musiman, mungkin kali ini kami kurang beruntung karena banyunibo ini sedang tidak ada air, mungkin lain kali kami akan berkunjung kembali saat musim hujan, somoga sudah ada banyunibonya.
aku_8487
_dsc2947
_dsc3044
Bukit Pengilon
Beranjak dari berfoto kami melanjutkan perjalanan dan kembali kami menemukan tempat yang kece untuk berfoto sekarang tempat ini biasa disebut Bukit Pengilon. Berhubung sudah waktunya makan siang kami kembali berhenti lagi untuk membuka nasi dan bekal lain dari rumah, mari makannn. Entah kenapa mangga yang di bawa dari rumah tadi rasanya menjadi lebih segar dan manis… Entahlah…
_dsc3050Lanjut jalan lagi…. Perjalanan selanjutnya sedikit lebih menyenangkan karena ada sedikit pohon-pohon yang melindungi kita dari panasnya sinar matahari siang ini. Pemandangan juga masih indah daripada muka kita yang sudah mulai menjadi lebih “keren”, di depan kita di kejutkan oleh bunga yang mirip raflesia yang belum mekar. Lanjut jalan lagi…. Jalan mulai menyenangkan kembali datar dan pemandangan yang bagus tapi di sebelah kiri kita lumayan curam dan langsung laut… Seremmmm
_dsc3076
_dsc3104
kalau dilihat dari jauh ternyata mirip Papuma juga Pantai Watulumbung ini

Kami sempat akan tersesat tapi untungnya ada warga lokal yang sedang mencari rumput untuk pakan ternak (syukurlah) kata bapaknya tinggal lurus saja mas” kata bapaknya. Oke pak, suwun nggih. Setelah beberapa menit berjalan lagi kami di kejutkan oleh pantai yang mirip dengan Papuma di Jember… Setelah melewati pohon-pohon pandan laut akhirnya kami sampai di Pantai Siput karena ada batu besar yang kalau dilihat mirip dengan siput, tapi sekarang pantai ini lebih dikenal dengan nama Watulumbung dan Karang Bolong. Pantai ini memang di dominasi oleh batu-batu dan sedikit bagian yang berpasir. Tapi di Pantai Watulumbung._dsc3171

Setelah tenaga dan badan sudah diisi kembali, kaki juga sudah mulai enak diajak jalan akhirnya kami memulai lagi perjalanan dengan tenaga yang tersisa. Kabar baik sebelum memulai perjalanan lagi adalah laut mulai pasang dan jika memilih susur pantai mungkin akan lebih menegangkan tetapi jika kita memilih untuk menaiki bukit Watulumbung kita belum tahu jalan dan bisa jadi akan memakan waktu lebih lama, berhubung tenaga kita juga sudah banyak berkurang kami tetap memilih susur pantai. Perjalanan pun dilanjutkan kembali… Mungkin gara-gara memilih jalur susur pantai Ghozali merasa lebih dekat dengan Tuhan dengan ucapan-ucapan baiknya seperti astaufirulloh dan sebagainya.
_dsc3185
foto terakhir setelah itu kamera masuk tas karena batrai habis dan memori kamera juga T_T

Akhirnya setelah melewati susur pantai yang menegangkan dan mungkin juga sebagai cara kita lebih dekat dengan Tuhan akhirnya kami sampai juga di Wediombo. Akhirnya….. Tapi kami kembali berfikir bagaimana kita bisa sampai Siung lagi, tenaga juga sudah tinggal beberapa persen dan sepertinya kalau di pastikan jalan juga tidak kuat lagi. Terus gimana kami kembali ke Siung?

Dengan badan dan kaki yang sudah tidak bisa jalan dengan lurus dan konsentrasi yang sudah sangat sedikit kami melanjutkan kembali perjalanan menju Siung. Semangat kami agak sedikit bertambah ketika melihat ibu-ibu yang pulang dari ladang membawa beban berat yang berjalan jauh dan itu mereka lakukan setiap hari. Semangat yabuk dan kami. Dan sambil ngobrol dengan ibuk-ibuk tadi saya ingat kalau punya teman di Jepitu, dan coba dihubungi dan ternyata dia sedang pulang kampung dan kabar baiknya adalah dia mau menjemput kami di sini. Akhirnyaaaa…. Januri pun datang dan mengantar kami kembali ke Siung, dari Januri kami tahu ternyata ada ijek yang bisa membawa kami ke Siung dengan tarif kurang lebih 10.000 (saat itu). Akhirnya kami sampai juga di Siung, terimakasih sekali Januri atas bantun mu hari ini.
Enjoy your trip
Travel note:
– jangan lupa untuk mengisi batrai kamera dan cadangan memori
– Persiapan badan agar fit saat melakukan perjalanan
– Jangan lupa membawa bekal makan dan minum
– Banyak minum nanti dehidrasi
– Jangan lupa juga bawa perlengkapan p3k
– Saya lebih rekomen menggunakan sepatu gunung atau sandal gunung
– Bisa juga bawa topi karena banyak spot yang langsung terkena dengan matahari
– Jangan takut atau malu untuk bertanya
– Jangan banyak mengeluh, nikmatilah perjalanan kalian
Advertisements

6 thoughts on “Tracking Siung-Wediombo dan Tempat-Tempat Belum Hits Saat Itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s