Pantai Watulumbung…

file132Pagi akhirnya datang lagi, tetapi langit biru kenapa belum kelihatan ya? baru ingat saya kalau masih di dalam kamar… hahaha. Pagi ini jalan-jalan ke pantai sepertinya menyenangkan untuk mengobati badan yang kurang fit (mungkin badan sudah merasa ingin diajak jalan-jalan). Sepertinya mengunjungi lagi Pantai Watulumbung akan menyenangkan, sekalian melihat apa ada perbedaan atau tidak dulu dengan sekarang. Semoga saja masih bersih dari sampah amien.

9051Berangkatah kita menuju ke Pantai Watulumbung yang sebelumnya kami harus melewati Jalan Wonosari yang mulai padat dengan kendaraan, kemudian naik belok kanan dan kiri menuju Wonosari kemudian melewati perkampungan, hutan dan ladang dan akhirnya kami sampai di pertigaan Pantai Siung, tapi perjalanan kami masih berlanjut, dari pertigaan itu kami masih saja lurus menuju arah Pantai Wediombo, tetapi sebelum ke Pantai Wediombo ada perempatan kami ambil arah kanan (sebenarnya kita tidak tahu jalan menuju pantai ini dengan sepeda motor tetapi karena ada papan penujnuk arah menunjukkan kesaitu ya kami mengikuti saja). Setelah itu jalan mulai menyenangkan, kadang bercor halus, kadang berlubang-lubang, kadang masih tanah berbatu, intinya nikmati saja lah.
Pantai sudah mulai terlihat dan senyum bahagia Mia juga sudah mulai terlihat kembali setelah melewati jalan yang menyenangkan tadi. Hampir sampai pantai kita sempat dibuat bingung karena ada percabangan, parkir yang satu mengarah ke kiri turun dan yang satu ke kenan tapi menanjak. Akhirnya kami memilih jalan menanjak tapi nanti hasilnya juga akan sama-sama ke pantai. Sesampainya di parkiran kami melihat beberapa pekerja sedang bekerja membuat tulisan Pantai Watulumbung (mungkin nantinya ini akan menjadi ikon dan tempat selfie). Setelah memarkirkan kendaraan kami pun mulai bertanya arak ke pantai, dan kata bapak pekerjanya “turun lewat sini mas, lalu ikuti saja papan penunjuk arahnya” terimakasih pak.
file046Perjalan di lanjutkan kembali…. Perjalanan awal masih terlihat menyennangkan masih dengan jalan menurun dan tidak terlalu curam, tetapi beberapa meter menuju pantai mulai berubah menjadi lebih curam dan mengharuskan kami untuk lebih berhati hati terkadang kami kuga memakai pantat untuk turun (hayooo)
file064Alhamdulilah sampai juga di pantai, dan masih sepi dan perubahannya juga tidak banyak, masih ada cemara yang rindang, air lautnya masih ada, pantainya juga masih di dominasi oleh batu-batu dan area berpasir juga sangat sedikit. Berhubung sudah saatnya makan siang dan perut juga sudan kosong ya selamat makan siang, seru juga ternyata makan siang dipinggir pantai dengan angin sepoi-sepoi dan pemandangan yang indah.file159
file069Selepas istirahat kami berjalan kembali menuju Pantai Watu Bolong karena pantainya berdepetan jadi sayang kan kalau tidak berkunjung sekalian. Yuk jalan lagi mi,,, setelah 5 menit berjalan akhirnya sampai juga di pantainya, ternyata hampir sama dengan Watulumbung tadi, daerah pantainya masih di dominasi oleh bebeatuan. Yang menarik di Pantai Watu Bolong ini adalah ada karang yang boerlubang di tengahnya, mungkin ini yang menjadikan nama pantai ini adalah Pantai Watu Bolong. Selepas dari pantai ini kami harus meneruskan perjalanan karena awan hujan sudah mulai mendekat dan masih ada acara dan pekerjaan yang harus kami selesaikan. Saat perjalanan pulang kami kami mencoba memilih jalan yang berbeda dari perjalanan datang tadi, sekarang kami memilih jalan menanjak ke kanan. Naik-naik-naik dan berhenti lagi untuk berfoto sekalian belajar berfoto dengan kamera yang serarusnya fungsinya bukan untuk seperti ini. Yuk jalan lagi mi,,, ternyata jalan ini ujungnya adalah perduaan awal tadi dan saya lebih merekomendasikan jalan ini untuk pergi ke pantai karena jalannya lebih mudah tidak curam dan ada warung (tidak tahu warungnya jual apa karena saat kami lewat tutup)
 file244
Overall perjalanan kali ini menyenangkan, karena track jalannya, perjalanan menujupantai dan kembali ke parkiran lumayan bisa buat olahraga, yang yang peenting adalah pantai ini masih asri dan tidak banyak sampah yang berserakan disini, semoga akan terus seperti ini. Amien…
Enjoy You Trip
Travel note:
– Ini adalah perjalanan awal oktober 2016
– Tiket masuk 5000 per orang
– Sebelum kesini periksalah kendaraan, pastikan kendaraan dalam keadaan fit
– Saya lebih merekomendasikan untuk memakai sedal atau sepatu gunung
Advertisements

4 thoughts on “Pantai Watulumbung…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s