Melihat Ramalan, di Ritual adat mambuka Cupu Kyai Panjala

_ag76910Sore pun akan segera berganti menjadi malam dan di rumah Bapak Djiwo Sumarto sudah mulai ramai dengan hilir mudik warga yang sedang mempersiapkan segala macam uborampe untuk ritual adat mambuka Cupu Kyai Panjala._ag76507Ritual adat membuka Cupu Kyai Panjala sudah berlangsung ratusan tahun dan sampai sekarang masih ditunggu dan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Gunungkidul, luar Gunungkidul, bahkan luar Yogyakarta (mungkin karena masyarakat meyakini jika gambaran yang muncul dari kain kafan merupakan ramalan kejadian yang akan terjadi dalam waktu satu tahun ke depan), terbukti ribuan orang memadati rumah Djiwo Sumarto di Dusun Mendak, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta.

_ag76595Kurang lebih pada pukul 21.00 WIB diadakan selamatan atau kenduri wilujengan dengan berbagai sesaji dan hidangan antara lain nasi gurih, ingkung ayam dan lauk pauk, peyek, srundeng, dan lainnya.

_ag76644Setelah kenduri pertama selesai bagian dapur kembali sibuk memasak lagi untuk kenduri yang ke dua. Selagi menunggu selesainya masakan yang ke dua, para warga memanfaatkan waktu dengan meminta doa, mengobrol ataupun tidur.

_ag76753
_ag76793Pada kenduri yang ke dua ini sajian makanannya adalah nasi kenong, lauk-pauk, srundeng, peyek, dan entho-entho. Setelah kenduri diadakan dilanjutkan makan bersama seluruh pengunjung, bedanya kenduri yang ke dua ini satu piring untuk berdua. Menurut cerita yang berkembang, tidak ada pengunjung yang makan satu piring untuk dirinya sendiri, alasannya adalah ketika dia makan satu piring sendiri dia tidak akan mendapatkan kebahagiaan selama sisa hidupnya.

_ag76895

_ag76837Setelah selesai makan acara yang ditunggu-tunggu akan segera dimulai, cupu panjala di keluarkan dari senthong menuju ruang tamu. cupu panjalayang masih di bungkus dengan kain kafan kemudian ditempatkan tempatkan di tengah ruang tamu. Dengan diselingi pembakaran kemenyan, dimulailah prosesi pembukaan kain kafan pembungkus cupu panjala satu demi satu. Satu demi satu kain kafan dibuka dan dibaca gambarnya maupun kondisinya, basah, kering, kotor, atau yang lain, kemudian hasilnya  disampaikan melalui pengeras suara agar pengunjung diluar rumah dapat mendengar dengan jelas. Dari 33 gambar yang muncul dikain kafan, di antaranya gambar yang menyerupai kepala singa membuka mulutnya, gunung, pulau Sulawesi dan Sumaetra berjejer, tulisan arab dan bercak darah. Salah seorang sepuh dan merupakan ahli waris Cupu Panjolo Djiwo Sumarto mengatakan “bukan kewajiban juru kunci untuk mengartikan gambar, tanda atau apapun yang muncul pada kain tersebut, masing-masing orang berhak mempunyai interpretasi sendiri”._ag76777

_ag76950

_ag76940

Setelah semua kain kafan terlepas kotak pembungkus cupu dibuka dan dibaca keadaannya kemudian cupu diputar melingkar ke pengunjung bagian depan kemudian dimasukan kembali ke kotak kembali. Setelah itu cupu panjala dibungkus kembali dengan ratusan kain kafan baru kemudian dimasukan kembali ke dalam sentong dan akan di buka kembali tahun depan._ag77019

_ag77187

Travel note:

  • Biasanya cupu panjala mulai dibuka tengah malam atau setelah kenduri ke dua selesai
  • Cupu panjala dibuka setahun sekali pada malam Selasa Kliwon Mongso Kapapat sesuai dengan penanggalan jawa.
  • Butuh kesabaran untuk menyaksikan acara ini sampai akhir, karena kain pembungkusnya ada ratusan, biasanya acara akan selesai pagi hari.
  • foto dan cerita disini merupakan pembukaan Cupu Kyai Panjala tahun 2015
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s