Berburu Mikyway di Lembah Para Dewa : Telaga Merdada

merdada 2 (Copy)Perjalanan ini sebenarnya tidak terrencana karena karena rencana awal saya akan ke Surabaya tetapi karena batal, saya memutuskan untuk ikut jalan-jalan ke dataran tinggi dieng untuk berburu milkyway bersama Landscape Indonesia and Friends.

Setelah packing selesai, saya bergegas menuju kontrakan Titis karena  titik kumpulnya ada disana, ternyata setelah sampai disana sudah kumplit semua dan mereka sedang memasukan barang-barang ke mobil mulai dari gitar, galon air, tas dll.  Berhubung sudah selesai saya, jenifer , titis dan cepy berangkat tapi kami berhenti lagi di stasiun lempuyangan untuk menjemput Mas Bebek di stasiun Lempuyangan.

File_000
foto : Landscape Indonesia

Mari berangakat…

Rute kami adalah Jogja, Magelang, Temanggung, Wonosobo (disini kami berhenti di Alun-Alun Wonosobo untuk sekedar beristirahat dan membeli tahu  bulat yang di goreng langsung, “I Love Micin“kata cepi sambil mengunyah tahu bulat) setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Dieng. sesampainya di gardu pandang Dieng kami di sambut oleh ratusan bintang yang masih berselimut awan berhubung cuaca seperti itu kami langsung melanjutkan perjalanan ke pos pendaian Gunung Prau untuk bersilaturohmi dengan mas pii. Di sini kami di sambut oleh milkyway yang sudah tegak lurus. Setelah selesai dan mendapat tenda kami melanjutkan perjalanan menuju telaga merdada setelah sbelumnya bingung ma bermalam dimana. Sebenarnya 2 tahun lalu mau berkemah di sini tapi tidak jadi dan baru jadi sekarang bisa camping disini.

_AG73246 (Copy)Setelah tenda dipasang sebagian dari kami sudah pindah alam sebagian lagi memotret milkyway yang sudah terbenam termasuk saya. Setelah milkywaw terbenam kami pun melanjutkan mengobrol dan bernanyi bersama

“tak terasa gelap pun jatuh

di ujung malam menuju pagi yang dingin

hanya ada sedikit bintang malam

ini mungkin karna kau sedang cantiknya

di malam hari menuju pagi  sedikit cemas… banyak rindunya

uhuu uhuuu uuuuu”

Selamat pagi semesta, selamat pagi telaga merdada dan selamat pagi juga kamu yang sedang ada disana… Suasana pagi ini sangat indah dan cerah, sebagian dari kami menikmati matahari terbit walaupun tidak bisa melihat bulatan sempurna karena tertutup punggungan bukit, dan sebagian dari kami masih menjadi kepompong mungkin karena hawa dingin khas dieng yang begitu menusuk kulit hingga masuk hati.

Matahari pun mulai naik dan menghangatkan badan sekaligus mengusir hawa dingin yang menusuk kulit (sebenarnya masih dingin). Titis pun kembali dari eksplorasinya, lalu memberitahu Mas Bek dan saya kalau mau view yang keren coba naik ke bukit itu (sambil menunjuk kearah bukit), jarak tempuhnya kurang lebih sepuluh menit disana bisa melihat telaga merdada dari atas yang keren. Berhubung kami penasar dengan apa yang dilihat oleh Titis kami berdua naik ke atas bukit. Setelah berjalan kurang lebih sepuluh menit kami sampai di atas dan ternyata benar viewnya kerennn…

_AG73391-Edit (Copy)Acara pagi ini adalah berjemur, terbang dengan paralayang ataupun bertempur dengan siluman buaya.

File_000 (1)

“Dibalik kebodohan terdapat kebersamaan yang kuat “ marsono

lanjut…

Enjoy Your Trip

travel note:
– jika berkunjung ke dieng jangan lupa pakai pakaian tebal dan jika akan berkemah jangan lupa bawa tenda 😀 dan slipingbag karena suhu disana dingin (tapi kataya lebih dingin hati mantan sih :D)

– jika ingin benar benar-benar berlibur dan menikmati suasana jangan pas ada event (misal Dieng cultur festival) karena ramai euy dan macet panjangggg…

Advertisements

8 thoughts on “Berburu Mikyway di Lembah Para Dewa : Telaga Merdada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s